Rindu Katamu

katamu,
rindu hanya dijembatani
oleh kata-kata saja;
juga, barangkali, udara.

lalu, kau meminta
kita berjumpa;
di tempat biasa
kita bertukar
tatap mata.

padahal kau,
seharusnya, tahu
bahwa rindu,
sudah lebih dulu
berjumpa, di tempat
yang tak mampu
dijangkau oleh mata;

bahkan oleh kata.

Bandung, 22 Juli 2014

Advertisements

Di Warung Kopi

di warung kopi
aku berbuka puasa
dengan secangkir kopi
sambil menulis sebuah puisi

aku menatap wajahmu
yang sedang tersenyum
di layar ponselku
sebagai pemanis

sebab rindu terlalu pahit
untuk kucecap
sendirian

Bandung, 22 Juli 2014