punggung

1.
bekas luka waktu di pundakmu
tak lain hanyalah demam pada bayi.
tak usah kau terlalu risau!
sepasang sayap cantik sedang tumbuh
dan tambah kuat di punggungmu.

2.
puncak gedung tak lagi jadi tujuan.
kau menyaksikan langit dan laut
tengah menyiapkan pemandangan
—yang lebih cantik dari lanskap
lampu-lampu kota pada malam hari.

3.
kehilangan hanyalah terpa angin
namun jika badai mematahkan sayapmu
jangan takut! bukankah telah kuserahkan
sepasang sayapku padamu?

4.
terbanglah. terbanglah. terbanglah.
langit dan laut menunggumu.

Oktober 2015

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s